Photo Pre-Metatatah (Potong Gigi) Adat Bali Indoor bersama Eka Plawa

Payas Klasik Upacara Pre-Matatah Khas Eka Plawa
Lokasi: Studio Mini Eka Plawa
Inframe: Keluarga Sidharta


Pre-Matatah (Potong Gigi) Bali

        Kali ini berkesempatan untuk meliput photo sesi Pre-matatah Adat Bali keluarga Sidharta bersama MUA Eka Plawa yang berlokasi di Studio Mini Jl. Plawa Gang XV no.6. Matatah merupakan salah satu rentetan dari upacara sakral Manusa Yadnya di Bali yang bertujuan untuk mengendalikan Sad Ripu (enam musuh yang berada dalam diri manusia). Adapun gigi yang dipotong adalah 6 gigi bagian atas yang merupakan perlambangan Sad Ripu tersebt.

Proses
        
        Diawali dengan Make Up oleh penata rias Eka plawa. Disini peran MUA sangat besar dalam membangun mood klien. Tidak usah dikawatirkan lagi, karena Eka Plawa termasuk perias yang suka ngebanyol, mungkin karena berasal dari kebiasaan manggungnya hehe. Riasan dua putri dari keluarga Sidharta menjadi prioritas, karena merekalah yang akan diupacarai nantinya.     

           Setup studio sudah bisa dilakukan saat ini untuk efisiensi waktu. Tapi tentunya minta ijin dulu ke MUA karena ada sesi "buka-buka" an (ganti) pakaian klien loh! Jd tidak kena semprot MUA/client nantinya hehe. Setelah selesai rias putrinya, sembari menunggu kedua orangtua selesai berias, sebaiknya pemotretan dimulai.

            Saat pemotretan dilakukan, sangatlah wajar apabila klien merasa canggung dan malu-malu untuk bergaya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Namun yang paling umum adalah karena klien bukan berasal dari kalangan artis yang sudah biasa dijepret kamera. Tetapi ada juga kondisi dimana klien yang bukan dari kalagan artis sudah terbiasa untuk dipotret karena perkembangan gadget saat ini sudah terbiasa untuk selfie.



        Awalnya pemotretan putri Bapak Sidharta tidak berjalan mulus karena sudut pengambilan pemotretan tidak sesuai dengan sisi terbaik selfie mereka. Syukurnya, sempat saat itu bertanya tentang bagian terbaik mereka. Dengan mengubah positi tempat duduk, masalah terpecahkan. Syukurnya kedua putri Bapak Sidharta komunikatif dan suka humor, jadi suasana mengalir sesuai waktu yang direncanakan.

        Bagian yang paling menantang dalam sebuah photo keluarga adalah ketika keluarga itu disatukan. Banyak hal yang mungkin tidak terduga, seperti kekakuan dan kelucuan yang mungkin saja terjadi ketika mereka diminta untuk berpegangan tangan atau berpelukan. Tapi akan sangat mudah diarahkan ketika satu keluarga sudah terbiasa dengan keromantisan di dalam berkomunikasi.

       
        Sangat beruntung kalau dalam pemotretan ada stylist atau koreographer gaya, tapi jaman sekarang ini sudah umum seorang photographer merangkap jadi ini itu. Tidak jarang dalam sesi pemotretan hal yang paling memakan waktu adalah bagian merapihkan dan menata pakaian klien. Biasanya photographer selalu terfokus pada wajah dan ekspresi klien, jadi tata letak pakaian jarang tersentuh mata. Baru ketika proses editing disadari ada kekeliruan, terjadilah sress lokal hahaha!

        Beruntung dalam keluarga ini memiliki ibu dan bapak yang humoris dan baik hati sehingga suasana jadi ngalir begitu aja. Coba aja kalau ortunya galak, kaku, dan gak mau diatur..bisa gigit jari mati gaya jadi photographernya hahaha!



        Seperti yang sudah diutarakan di atas, pengambilan photo keluarga Pre-Matatah ini melalui beberapa sesi, tapi setup studio yang digunakan hanya satu dan tidak berubah. Adapun setup studio pada pemotretan kali ini yaitu menggunakan:

Studio Setup
        !1 Softbox payung black bounch + tripod (ditempatkan di sebelah kiri, jarak 2 langkah dari model)
        (kekuatan flash 1/2 mode Manual)
        !1 Ring light (di sebelah kanan, jarak 2 langkah dari model)

Kamera Setup
        ! Nikon D7000, Manual, F: 3.5, Shutter Speed: 125, ISO: 125, Exposure +1
        ! Nikkor Lens 35mm, Autofokus
        ! Pixel Trigger & reciever
        ! Flash YongNuo Manual

Tips untuk Photographer
    ! Bangun mood klien dengan joke ringan sebelum pemotretan,
    ! Kenalan dengan klien, jadi tidak bilang "yang cowok" atau "yang cewek" pas pemotretan,
    ! Lakukan shoot single terlebih dahulu, lalu bangun group shoot
    ! Tanyakan klien, dari sisi mana biasanya melakukan selfie, biasanya itulah sudut bidik terbaik!
    ! Tanyakan kesibukan klien di saat pemotretan untuk memecah kekakuan
    ! Diskusikan dengan MUA posisi dan letak pakaian yang benar

Kalau penasaran dengan koleksi photo yang lain dari keluarga ini, bisa kunjungi situs kami berikut:
Instagram: klik disini
Facebook Page: klik disini

Beberapa PROMO HEBOH juga hadir dimasa pandemik ini, bisa cek situs berikut:

        

Comments