Museum Bali Menjadi Pilihan Lokasi Photo Tradisional Adat Bali di Denpasar

 

        Fotografer mana yang tidak kenal dengan tempat yang satu ini? Berada di tengah-tengah jantung kota Denpasar yaitu di kawasan lapangan Puputan Badung, Museum Bali selalu menjadi lokasi favorit untuk pemotretan dengan nuansa klasik dan tradisional Bali. 

        Museum Bali menawarkan pilihan outdoor dan indoor. Memang lebih banyak spot yang bisa di eksplorasi secara outdoor. Namun apabila fotografer siap dengan kondisi ruangan yang lowlight, maka suasana indoor di Museum Bali juga tidak kalah menariknya. 

        Museum Bali terbagi menjadi beberapa area yang biasa dieksplorasi untuk pemotretan. Kawasan pertama yaitu berada di bagian selatan dengan dua pintu utama di bagian Timur dan Barat. Pintu bagian Timur adalah pintu masuk utama dengan dekorasi dua ekor Naga di bagian luar Pura. 

        Selanjutnya yaitu kawasan kedua setelah pintu utama. Pada bagian ini, terdapat bangunan puri tua dengan dekorasi patung-patung klasik menghiasi bagian sisi puri. Terdapat pula pohon bunga Kamboja (Jepun) yang besar di sisi kanan yang sangat bagus buat dieksplorasi bersama tangga dari pintu utama yang berada di sebelahnya. Terdapat dua sisi tangga dengan dekorasi ukiran khas Bali yang bisa dijadikan spot pemotretan.

 

        Lanjut ke area selanjutnya yaitu area yang paling banyak bisa dieksplorasi, yaitu bagian tengah puri. Pada area ini terdapat balai panjang dengan nuansa merah, dilengkapi dengan arca berusia tua menghiasi sisi bangunan puri. Sepertinya memerlukan ijin tertentu untuk dapat menggunakan bagian indoor di area ini. Terdapat pula tempat duduk dari bambu dan alat musik rindik yang dapat dipakai sebagai props pemotretan. Pada lokasi ini juga memiliki beberapa pohon bunga Kamboja dengan lekukan yang khas. 



        Bila ke luar dari lokasi ini ke bagian Barat, terdapat beberapa spot menarik dengan candi dan juga bangunan kulkul di bagian Utaranya. Area ini juga merupakan spot favorit fotografer untuk mengabadikan jepretannya.


     
 
 
 
        Selanjutnya yaitu area paling tengah, yang juga memiliki suasana unik. Terdapat meriam tua di kiri kanan pintu utama bangunan Puri. Banguan Puri ini dihiasi dengan warda cat prada emas. di dalam puri dihiasi oleh patung barong dan calonarang yang menggetarkan sanubari hehe. Kita akan dibawa ke suasana magis yang pekat apabila masuk ke ruangan ini. Biasanya fotografer menggunakan spot jendela yang berada di sebelah Utara untuk pemotretan karena memiliki kaca pada tembok yang dapat digunakan sebagai refleksi modelnya. Pintu selanjutnya akan membawa kita ke area Pura di bagian dalam. Terdapat kolam yang tidak terlalu besar mengelilingi bagian dalam Pura. 


         Informasi terakhir, untuk melakukan pemotretan di Museum Bali, dikenakan biaya masuk sebesar Rp.500K untuk model dan semua team. Jadi yang mau mendapatkan suasana klasik khas Bali di tengah kota Denpasar, mesti menyiapkan gocek lebih untuk mendapatkan momen terbaik di Museum Bali. Salam Creative!


Hal simple yang mesti disiapkan sebelum ke Museum Bali:

  • Uang Parkir Rp.1K buat motor, dan 2K buat mobil
  • Makanan ringan dan Minuman buat penghilang dahaga saat shooting


Lokasi Museum Bali:

Comments